tian

Welcome To My Blog, ENJOY!

tian header image 1

Harapan untuk Sistem Informasi Nasional Indonesia

August 12th, 2009 · No Comments

Hmm..Melihat dari keadaan Sistem Informasi Nasional Indonesia yang masih sangat minim dan lemah, tentu saya berharap banyak akan pertumbuhan Sistem Informasi Indonesia kita.

Mulai dari akurasi data kependudukan di Indonesia. Hal ini menjadi sangat penting karena dengan mengetahui data sensus kependudukan negara, mulai dari jumlah penduduk, pendapatan bulanan, catatan kesehatan dll, pemerintah bisa mengetahui perkembangan ekonomi dan keadaan penduduk di Indonesia tidak hanya dari kalangan atas saja tapi juga dari masyarakat kecil. Dengan adanya keakuratan data ini juga pemerintah bsia dengan cepat mengantisipasi bila ada kemungkinan timbulnya masalah dengan mengeluarkan kebijakan kebijakan tertentu.

Tentu saja untuk mencapai hal tersebut kita juga membutuhkan infrastruktur yang memadai. Mulai dari pengadaan perangkat keras, sampai dengan pengadaan perangkat lunak. Jika kita sudah memiliki infrastruktur yang baik, maka proses pengiriman data pun akan semakin cepat dan akurat.

→ No CommentsTags: Komputer dan Masyarakat

Go DATA

August 12th, 2009 · No Comments

Banyak orang masih belum menyadari betapa pentingnya arti sebuah data. Secara harfiah, data merupakan sekumpulan catatan yang berisikan fakta. Data mempunyai 2 bentuk data yang berbentuk secara fisik (seperti surat dll) dan data elektronik (data yang tidak mempunyai bentuk riil tapi bisa kita lihat dan baca). Data bisa berwujud suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.

Gerakan Go Data adalah gerakan kepedulian terhadap data, baik dalam mengolah data, merawat data dan menjaga data tersebut supaya tetap aman. Mungkin anda adalah salah satu orang yang kurang peduli terhadap pentingnya suatu data.

Data merupakan sesuatu hal yang sangat crucial. Karena data berisikan fakta, biasanya data haruslah disimpan di tempat yang private. Dengan begitu data juga akan tersimpan dengan aman. Selain itu data juga harus diolah dengan hati-hati. Supaya tidak terjadi kesalahan saat pengolahan data, karena sedikit saja terjadi kesalahan maka isi dari data tersebut pun akan berubah.

Data yang dicuri dan diubah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dapat membahayakan dan merugikan kita sendiri. Maka mulai sekarang pedulilah terhadap data anda.

GO DATA !

→ No CommentsTags: Komputer dan Masyarakat

Andai saya menjadi Menteri Teknologi..hmmm

August 12th, 2009 · No Comments

Sering kali saya kesal dengan kinerja para pemerintah dalam membangun dan menigkatkan teknologi di Indonesia. Jika dibandingkan dengan negara tetangga kita Singapore, kualitas teknologi kita sudah terbukti kalah jauh. Mengapa bisa begitu? Padahal negara nya hanya berukuran sangat kecil jika dibandingkan dengan Indonesia yang luas.

Lalu saya pun berandai-andai..

Jika saja saya menjadi Menteri Riset dan Teknologi Indonesia, dan diberi dana kegiatan sebesar 1 Triliun Rupiah (walaupun dana yang dikeluarkan terlihat cukup besar, tapi bagi saya ini masih kecil untuk meningkatkan kualitas teknologi kita minimal melebihi singapore), maka hal yang akan saya lakukan adalah:

Perbaikan dan peningkatan Infrastruktur Jaringan di Indonesia

Karena hal ini lah mengapa saya katakan dana 1 Triliun belum tentu cukup. Masih sangat banyak infrastrutur jaringan di Indonesia yang harus dibenahi. Juga belum meratanya penyebaran jaringan di Indonesia. Kita harus sesegera mungkin menggalakan program INTERNET MASUK DESA. Agar penyebaran informasi dapat dilakukan dengan cepat, juga mempersiapkan anak muda penerus bangsa menjadi pribadi yang sudah mengenal komputer dan teknologi dari kecil meskipun tinggal di pelosok pelosok.

Mencanangkan program e-government

Sudah saatnya pemerintahan kita memasuki era pemerintahan elektronik. Dimana data dapat dikirim dengan cepat dan mengurangi kesalahan yang mungkin ditimbulkan manusia. Karena program tidak mungkin salah, melainkan pengguna nya lah yang salah. Dengan begini departemen yang satu dengan departemen yang lain dapat berhubungan dan melakukan proses pertukaran data dengan cepat dan dengan kesalahan yg minimal.

Menyempurnakan IT Pemilu

Saya juga akan menggunakan dana saya untuk program ini. Karena saya yakin, dengan diadakan nya IT Pemilu, kesalahan kesalahan yang terjadi seperti pemilu tahun ini tidak akan terjadi. Kesalahan seperti ID Double, Masih tercatatnya orang yang sudah meninggal sebagai DPT,dll.

Sebenarnya masih banyak lagi daftar yang ingin saya lakukan jika saya menjadi Menteri Teknology Indonesia, namun secara garis besar 3 hal ini dahulu lah yang akan saya prioritaskan.

Saya harap Menteri Teknologi yang akan datang bisa membaca tulisan saya ini, sehingga mungkin akan sedikit membuka mata pak menteri akan masih banyak nya bagian dari Teknology Indonesia yang membutuhkan perbaikan.

→ No CommentsTags: Komputer dan Masyarakat

Sistem Informasi Nasional Indonesia

August 12th, 2009 · No Comments

Saat ini sedang marak marak nya digalakan gerakan yang mendukung SISFONAS (Sistem Informasi Nasional) Indonesia. Gerakan yang digalakan pemerintah ini dimaksudkan untuk membangun infrastruktur menuju terwujudnya pemerintahan elektronik (e-government).

Guna mencapai tujuan nya untuk membangun pemerintahan elektronik (E-goverment), SISFONAS menggunakan 5 langkah yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan nya tersebut.

Langkah pertama

Dengan cara mengembangkan sistem pelayanan yang andal, terpercaya serta terjangkau masyarakat luas. Sasarannya antara lain, perluasan dan peningkatan kualitas jaringan komunikasi ke seluruh wilayah negara dengan tarif terjangkau. Sasaran lain adalah pembentukan portal informasi dan pelayanan publik yang dapat mengintegrasikan sistem manajemen dan proses kerja instansi pemerintah.

Langkah kedua

Menata sistem dan proses kerja pemerintah dan pemerintah daerah otonom secara holistik. Dengan strategi ini, pemerintah ingin menata sistem manajemen dan prosedur kerja pemerintah agar dapat mengadopsi kemajuan teknologi informasi secara cepat.

Langkah ketiga

Memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Sasaran yang ingin dicapai adalah standardisasi yang berkaitan dengan interoperabilitas pertukaran dan transaksi informasi antarportal pemerintah. Standardisasi dan prosedur yang berkaitan dengan manajemen dokumen dan informasi elektronik. Pengembangan aplikasi dasar seperti e-billing, e-procurement, e-reporting yang dapat dimanfaatkan setiap situs pemerintah untuk menjamin keamanan transaksi informasi dan pelayanan publik. Sasaran lain adalah pengembangan jaringan intra pemerintah.

Langkah keempat

Meningkatkan peran serta dunia usaha dan mengembangkan industri telekomunikasi dan teknologi informasi. Sasaran yang ingin dicapai adalah adanya partisipasi dunia usaha dalam mempercepat pencapaian tujuan strategis e-government. Itu berarti, pengembangan pelayanan publik tidak perlu sepenuhnya dilayani oleh pemerintah.

Langkah kelima

Mengembangkan kapasitas sumber daya manusia, baik pada pemerintah maupun pemerintah daerah otonom disertai dengan meningkatkan e-literacy masyarakat. Strategi keenam adalah melaksanakan pengembangan secara sistematik melalui tahapan yang realistik dan terukur Dalam pengembangan e-government, dapat dilaksanakan dengan epat tingkatan yaitu, persiapan, pematangan, pemantapan dan pemanfaatan.

Gerakan seperti ini wajib kita dukung guna meningkatkan kualitas sistem informasi di negara kita. Salah satunya PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang menyatakan siap mendukung pembangunan Sisfonas yang dicanangkan pemerintah. PT Telkom telah menyumbangkan 3 jenis aplikasi teknologi telekomnikasi yang dapat dipakai untuk mendukung Sisfonas.

→ No CommentsTags: Komputer dan Masyarakat

Keberadaan Freeware Software

August 12th, 2009 · 4 Comments

Software terbagi ke dalam beberapa golongan jenis. Ada 3 jenis software, yaitu Proprietary Software, Open Soure Software, dan Freeware Software.

Proprietary Software

adalah Software (Perangkat Lunak) yang bersifat tidak bebas dan tidak terbuka. Pengguna software ini juga dilarang untuk menyebarluaskan dan memodifikasi software ini. Biasanya software ini bisa didapatkan dengan membayar sejumlah uang. Maka dari itu, jenis software seperti ini lah yang paling rawan untuk dibajak. Contoh dari software ini adalah Operatian System (OS Windows).

Open Source Software

adalah Software (Perangkat Lunak) yang bersifat bebas dan terbuka. Source Code software tsb terseda. User diberi kebebasan penuh jika ingin memodifikasi, menambahkan fiture, atau mungkin ingin memperbaiki software tersebut sehingga menjadi lebih baik dan dapat juga dijadikan sebagai turunan program lain.

Freeware Software

adalah Software (Perangkat Lunak) yang bisa didapatkan secara gratis dan cuma cuma. Salah satu kelemahan dari software semacam ini adalah software ini tidak terlalu superior dibandingkan dengan jenis yang lainnya. Hal yang wajar, mengingat untuk mendapatkan software seperti ini kita tidak perlu mengoceh kantong dalam dalam, karena kita bisa mendapatkan nya secara cuma cuma hanya dengan mendownload nya.

Open source software seringkali rancu dengan free software, padahal ada sejumlah hal yang harus dipenuhi bila dianggap sebagai open source software, yaitu bebas didistribusikan tanpa adanya persyaratan royalty, program harus memiliki source code, lisensi harus bisa dimodifikasi dan diturunkan, integrity dari pembuat source code, lisensi tidak mendiskriminasi seseorang atau sekelompok orang, tidak ada diskriminasi melawan area pengembangan, hak cipta pada suatu program harus mampu diaplikasi dan didistribusi kembali oleh siapapun, lisensi tidak mengacu pada spesifikasi suatu produk, lisensi tidak membatasi tempat dimana software tersebut didistribusikan, dan lisensi harus berisi teknologi yang netral.

Uniknya, gabungan dari Free Software dan Open Source Software membentuk istilah yang lebih dikenal dengan Free Open Source Software. Inilah yang saat ini sedang digalakkan untuk menekan angka pembajakan di Indonesia, salah satunya adalah IGOS (Indonesia, Go Open Source). Jenis Software ini memiliki kelebihan dari Freeware dan Open Source Software, yaitu Software ini dilengkapi dengan source code dan dapat didapatkan secara gratis (mengingat tidak semua Open Source Software dapat didapatkan secara cuma cuma).

Lalu bagaimana keberadaan freeware di masyarakat? Meskipun gratiis,ternyata keberadaan freeware di masyarakat tidak semulus yang kita kira. Menurut masyarakat banyak Freeware Software yang kurang bisa diandelin. Entah itu fitur nya atau tampilan nya.  Tapi tidak semua freeware seperti itu, ada beberapa contoh freeware yang biasa digunakan di masyarakat. Misalnya aja paint.net, open office, ama super 2008,dll. Tapi itu semua mempunyai timbal balik nya yang seusai. Contoh: Dengan membeli OS Windows anda bisa menemukan kepuasaan batin tersendiri walaupun harus mengeluarkan sejumlah uang, tapi itu seharga dengan kepuasan yang bisa didapatkan. Ketimbang dengan menggunakan OS Open Source Linux yang bisa didapatkan secara gratis, tapi akan kurang memuaskan karena feature yang ditawarkan terbatas.

Jadi entah itu Proprietary Software, Open Soure Software, maupun Freeware Software anda bisa memilih tergantung dengan kebutuhan dan kondisi keuangan anda. Jika anda mempunyai dana lebih ada baiknya untuk menggunakan Software asli. Jika anda memiliki dana yang terbatas anda bisa memilih menggunakan Open Source Software ataupun Freeware.

Satu hal yang harus diingat, jangan gunakan software bajakan!

Gunakanlah Open Source Software ataupun Freeware Software yang bisa didapatkan secara gratis daripada harus menggunakan software bajakan.

→ 4 CommentsTags: Komputer dan Masyarakat

Beberapa istilah populer dalam dunia IT.

August 4th, 2009 · 4 Comments

IP Address (Internet Protocol Address)

Rangkaian angka yang unik yang berfungsi sebagai alamat suatu komputer yang digunakan untuk mengindentifikasikan suatu komputer. Rangkaian angka tersebut disebut dengan bilangan bit. Angka tersebut dirangkai dengan 3 kolom yang terdiri dari 3 digit angka dan dipisahkan dengan lambang titik. Contoh nya: 192.168.254.224

Encryption

Bisa diartikan sebagai kode rahasia.  Enkripsi adalah cara yang sangat efektif yang dilakukan dalam pengamanan data. Cara ini dilakukan dengan cara mengubah data awal menjadi data rahasia yang tidak dapat dibaca apabila tidak mempunyai kunci untuk menerjemahkan cypher text kembali ke dalam plain text. Plain text adalah data awal sebelum di enkripsi. Sedangkan Cypher Text adalah data yang sudah di-enkripsi.

Firewall

Suatu perangkat lunak yang dipasang pada sebuah jaringan dan diciptakan untuk memproteksi sistem komputer dengan tujuan mengamankan Network Internal.

TCP/IP

Dua buah protokol yang dikembangkan oleh militer AS yang memungkinkan komputer pada jaringan dapat saling berhubungan. IP digunakan untuk memindahkan paket data antarsimpul. TCP dugunakan untuk memverifikasi pengiriman dari client ke server. TCP/IP adalah dasar internet dan dapat ditemukan pada semua system operasi modern, seperti Unix dan Windows.

URL (Uniform Resource Locator)

Merupakan sebuah alamat yang merujuk kepada suatu file dalam directory atau web pada fasilitas internet. URL biasa diketikkan pada bar yang terletak di bagian atas browser untuk mengakses situs web.

Wi-Fi

Nama dagang resmi untuk IEEE 802.11b yang dibuat oleh Wireless Ethernet Compatibility Aliance (WECA). Istilah Wi-Fi menggantikan 802.11b seperti halnya istilah Ethernet menggantikan IEEE 802.3. Produk yang disertifikasi oleh WECA sebagai Wi-Fi dapat beroperasi bersama meskipun dibuat oleh perusahaan yang berbeda.

→ 4 CommentsTags: Komputer dan Masyarakat

Cybersquatting - Kecurangan dalam dunia IT.

August 4th, 2009 · 16 Comments

Ada banyak contoh jenis kecurangan dalam dunia IT. Salah satunya yang sedang marak di dunia international adalah CYBERSQUATTING.

Cybersquatting merupakan kejahatan dalam dunia maya yang dilakukan dengan melakukan pembelian suatu domain, dimana domain tersebut memiliki penulisan yang mirip dengan satu merk tertentu, perusahaan tertentu yang sangat terkenal dan potential.

Bagi perusahaan yang sudah memiliki reputasi yang bagus dan dikenal di masyarakat luas, hal ini tentulah sangat meresahkan, karena hal ini berkaitan dengan nama besar dan nama baik perusahaan. Perusahaan yang diincar biasanya perusahaan terkemuka yang sudah mempunyai nama besar.

Lalu bagaimana cara kerja dari cybersquatting?

Kegiatan cybersquatting ini juga sering diartikan sebagai calo website.

Karena cybersquatters biasanya akan meminta harga yang jauh lebih besar dari pada harga saat mereka membelinya. Beberapa kasus cybersquatters sering kali menjelek-jelekkan atau menghina sang pemilk nama domain tersebut dengan tujuan pemilik domain mau membeli domain dari meraka

Contoh kasus yang beredar di international adalah kasus Yahoo yang menuntut OnlineNIC atas aksi cybersquatting pada 500 nama domain yang mirip atau dapat membingungkan para penggunanya termasuk yahoozone.com, yahooyahooligans.com dan denverwifesexyahoo.com.

Aksi cybersquatting memang begitu mendapatkan perhatian dari perusahaan-perusahaan besar di dunia terutama imbasnya  yang dapat membingungkan para pelanggan mereka dan juga dapat merusak citra mereka jika seandainya ada nama domain yang mirip dengan mereka tapi websitenya berisikan konten berbau pornografi atau digunakan untuk menyebarkan malware.

Untungnya kasus cybersquatting di Indonesia ini belum begitu marak. Tapi ada baiknya jika kita tetap waspada terhadap segala sesuatu yang mungkin terjadi.

→ 16 CommentsTags: Komputer dan Masyarakat

Penilaian terhadap LSP Telematika melalui sudut pandang mahasiswa IT.

August 4th, 2009 · 1 Comment

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui apa itu LSP Telematika.

LSP Telematika adalah lembaga independen yang dibentuk pemerintah. Lembaga ini bertugas dalam menyelenggarakan menyelenggarakan standarisasi kompetensi kerja, menyiapkan materi uji serta mengakreditasi unit-unit Tempat Uji Kompetensi dan menerbitkan Serrtifikasi Kompetensi bidang Telematika.

TUGAS LSP TELEMATIKA :

  • Mengembangkan Standar Kompetensi Kerja
  • Membuat materi uji kompetensi
  • Pelaksana akreditasi Tempat Uji Kompetensi (TUK)
  • Menerbitkan Sertifikasi Kompetensi dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • Memiliki tanggung jawab teknis dan administrasi atas implementasi, pembinaan dan pengembangan standar kompetensi Kerja dan sertifikasi kompetensi
  • Kegiatan kerja merujuk kepada Sertifikat ISO 17024

Secara garis besar, LSP Telematika mempunyai hak yang sama dengan badan pendidikan dengan memberikan sertifikasi kompetensi dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi khususnya.

Banyak Pro dan Kontra yang muncul terhadap terbentuknya lembaga ini.

Sisi positif yang bisa diambil dari fungsi lembaga ini adalah, lembaga ini bisa memberikan sertifikasi dalam bidang IT terhadap tenaga kerja IT yang belum mempunyai gelar maupun sertifikasi apapun dalam bidang IT.

Sedangkan sisi negative nya adalah timbulnya kesan materialistis dalam pelaksanaannya. Selama orang tersebut mempunyai uang banyak, sekalipun hanya memiliki skill sedikit di atas rata-rata, orang sudah dapat memperoleh sertifikasi tanpa harus bekerja keras untuk belajar, ujian dan skripsi yang umumnya dihadapi mahasiswa lainnya.

Protes keras muncul dari pihak IT Professional yang notabene nya memiliki gelar Sarjana dengan susah payah. Mereka beranggapan munculnya lembaga ini menjadi jalan belakang yang bisa digunakan masyarakat dalam mempunyai gelar.

Jika ini dilanjutkan efek negative yang akan muncul sangatlah crucial, di Indonesia akan semakin banyak nya orang yang mempunyai sertifikasi tanpa mempunyai skill yang memadai sesuai dengan sertifikasi yang dipunyai.

→ 1 CommentTags: Komputer dan Masyarakat

Penilaian tentang Profesional IT.

August 4th, 2009 · 6 Comments

Jumlah tenaga kerja Profesional IT di Indonesia saat ini masih terbilang minim.

Berbanding terbalik dengan lahan kerja yang membutuhkan tenaga kerja Profesional IT tersedia di Indonesia sangatlah banyak.

Lalu bagaimanakah seseorang dapat dikatakan sebagai Profesional IT?

Ada 2 sisi yang harus dilihat. Dari sisi teknis dan sisi non-teknis.

Jika kita berbicara tentang teknis menjadi seorang Profesional IT, itu merupakan suatu hal yang relative. Seiring kita mendapat Job, ilmu dan pengalaman kita pun akan semakin bertambah seiring berjalan nya waktu. Maka dari itu pengalaman kerja menjadi faktor utama dalam penilaian apakah orang tersebut dapat dikatakan Profesional IT atau tidak. Bahkan seseorang yang tanpa gelar pun jika dia memang memiliki skill dan pengalaman dalam bidang IT bisa dikatakan Profesional IT.

Lalu bagaimana dari sisi non-teknis?

Dari sisi non-teknis, seseorang dapat dikatakan sebagai Profesional IT apabila ia memiliki kompetensi, antara lain sebagai berikut:

  1. Kemampuan merencanakan dan menjalankan tugas-tugas operasional
  2. Kemampuan mengatur pengeluaran / finansial
  3. Kemampuan menghindari keadaan yang menimbulkan pertantangan
  4. Kemampuan menjalin hubungan dengan pihak-pihak diluar IT
  5. Kemampuan menggunakan bahasa dengan hati-hati (komunikasi verbal)

Jadi menurut saya, kemampuan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Profesionl IT bukan hanya dari segi teknik. Melainkan dari segi non-teknis nya juga sangat penting untuk diperhatikan, seperti komunikasi, leadership, dan bisnis.

→ 6 CommentsTags: Komputer dan Masyarakat

Kemana setelah menjadi sarjana IT?

August 4th, 2009 · 8 Comments

Hmm..

Pertanyaan ini paling sering muncul di kalangan pelajar SMU yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih lanjut, yaitu jenjang perkuliahan.

Tapi banyak juga mahasiswa jurusan IT khususnya, yang apabila di beri pertanyaan demikian masih belum mengetahui mau jadi apa mereka setelah lulus kuliah nanti.

Jika pertanyaan ini ditanyakan kepada penulis, yang notabene nya seorang mahasiswa IT, tentu penulis tidak akan bingung menjawab pertanyaan tersebut.

Kenapa? Karena peluang kerja di dunia IT itu sangatlah luas. Dunia IT mempunyai lahan kerja yang luas tetapi hanya mempunyai tenaga kerja profesional yang minim. Hampir semua badan usaha di dunia ini sudah menggunakan jasa IT. Karena IT membuat pekerjaan menjadi lebih mudah dan praktis.

Saat ini banyak tenaga profesional yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan baik di dalam maupun di luar negeri dalam bidang IT yaitu sebagai System Analis, IT Help Desk,  Sales, Project Manager, Computer Operator, Programmer, Teknisi Komputer, EDP Staff, WebMaster, Web Chief Editor, Web Administrator, Web Designer, Software Engineer, Database Engineer,Manager Web Content, Unix Admnistration Manager, Director Software, Java Developer, Network Specialist, Network Manager, System Architect, Konsultant IT, Computer network / Data Communication Engineer, dan masih banyak lagi.

Penulis pribadi, mempunyai cita cita ingin menjadi seorang Network Manager.

Network Manager adalah orang yang membuat dan merancang suatu jaringan yang akan digunakan biasanya pada perusahaan menengah ke atas yang membutuhkan kecepatan dalam pertukaran data. Jaringan tersebut bisa berupa Local Area Network (LAN) atau mungkin bisa Wide Area Network (WAN). Tidak hanya membuat dan merancang, seorang Network Manager diharuskan untuk bisa menjaga dan memonitori jaringan tersebut agar tetap stabil dan tidak terjadi gangguan.

Untuk menjadi seorang Network Manager tidaklah mudah. Nantinya penulis harus membangun karir penulis mulai dari menjadi seorang Network Administrator. Network Administrator adalah orang yang bekerja dibawah perintah Network Manager. Tugas dari Network Manager adalah mengatur konfigurasi dan menangani Local Area Network (LAN), termasuk Wide Area Network (WAN) jika ada, dan masih banyak lagi. Seorang network administrator juga bertanggung jawab dalam hal mendesain, memasang dan mendukung LAN/WAN, internet dan sistem intranet di sebuah organisasi dan membantu Network Manager dalam melakukan monitoring jaringan.

Lalu bagaimana dengan gaji nya?

Ketika kita akan memilih suatu pekerjaan, pasti hal pertama yang akan kita pikirkan adalah selain pekerjaan nya apa juga berapa besar gajinya.

Untuk seorang Network Administrator saja, gaji yang didapat boleh dibilang tidak mengecewakan.

Menurut daftar gaji yang dikeluarkan Kelly Services untuk Indonesia, seorang Network Administrator dengan pengalaman 2-3 tahun bisa menerima gaji antara 5-9 juta rupiah per-bulan. Tentu saja untuk tidak lupa dengan faktor yang mempengaruhi besar kecil nya gaji, seperti kondisi perusahaan, pasar lokal, dan tingkat pengalaman yang dimiliki pekerja.

Untuk bisa menjadi seperti demikian, tentu tidaklah mudah.

Anda harus menjadi seorang tenaga handal dalam bidang jaringan.

Lalu, dimana anda dapat belajar jaringan?

Jika anda ingin mendalami dan menjadi ahli dalam bidang jaringan, anda bisa mengikuti Training yang diadakan perusahaan jaringan ternama dunia, yaitu CISCO.

Dengan mengikuti training ini, anda dapat lebih mendalami kemampuan anda dalam bidang jaringan, khususnya perangkat jaringan yang diproduksi CISCO.

Setelah lulus dari training ini anda akan mendapat gelar CCNA.

Dengan gelar ini anda sudah pasti dihargai oleh perusahaan perusahaan besar.

Beruntung di kampus tempat penulis kuliah sekarang, STTI I-Tech, penulis sudah mendapatkan training CISCO dalam mata kuliah penulis. Sehingga penulis tidak perlu mengeluarkan dana lebih untuk mendapatkan gelar CCNA dari CISCO.

Dengan begitu, saat penulis lulus kuliah nanti, penulis tidak hanya akan mendapat gelar Sarjana tapi juga mendapat sertifikasi CCNA dri CISCO.

Kembali ke topic, Jadi kesimpulan nya, anda tidak perlu khawatir akan kemana setelah menjadi sarjana IT.

Dunia IT mempunyai lahan kerja yang luas, tetapi hanya memiliki sedikit pekerja yang handal.

Ini kesempatan anda!

→ 8 CommentsTags: Komputer dan Masyarakat